Karya Tulis Guru Ida Juhanah, M.Pd bulan Maret 2023

 JANGAN



Di sebuah rumah tinggal sepasang pengantin baru, pengantin pria berasal dari Jawa Barat sedangkan istrinya berasal dari Jawa Tengah. 

Di suatu hari istri memasak sayur tahu pakai santan untuk suaminya. 

Istri : "Mas, ayo kita makan. Saya sudah masak sayur tahu pake santan mudah mudahan Mas suka"

Suami mengiyakan. Merekapun sarapan bersama. 

Sang suami sebenarnya tidak menyukai tahu disayur, ia lebih menyukai tahu digoreng saja. Untuk menghargai istri, ia berusaha menghabiskan sayur tahu sampai habis.

Suami : " istriku nanti masak jangan sayur lagi ya ...

Sambil tersenyum suami mencium kening istrinya ( dalam bahasa Jawa , jangan artinya sayur ) 

Istri : iya , insya Allah ...

Menyambut senyum suaminy adengan bahagia karena dikira suaminya sangat menyukai sayur yang dimasaknya.

Keesokan harinya istrinya masak sayur tahu lagi. Suaminya kaget tapi berusaha untuk gembira memakan sayur tahu tersebut.

Suami: istriku, besok jangan sayur lagi ya ... Sambil senyum tipis 

Istri : iya

Keesokan harinya istrinya masak sayur tahu lagi sambil berpikir suaminya bener bener sangat suka sayurnya.

Keesokan harinya sarapan telah tersedia adalah sayur tahu lagi.

Suaminya akhirnya merasa heran dan sedikit kesel.

Suami : istriku mengapa engkau masak sayur lagi ?

Istri : Lo, kan Mas yang minta ( heran)

Suami nya jadi heran juga dan sangat tidak merasa memintanya

Suami : Istriku, Saya  bilang jangan sayur lagi ya, itu artinya ga masak sayur lagi. Masa engkau ga tau ?

Istri kaget Alang kepalang 

Istri : Oh jangan yang itu saya pikir jangan adalah sayur. Maaf ya Mas ... Saya salah paham.

Suami cepat cepat merangkul istrinya dan tersenyum sebagai tanda memaafkan semuanya. 


 












 










 










Komentar